Pada tanggal 21–23 Maret 2025, SMPS IT Siti Hajar menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang diikuti oleh seluruh siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama, meningkatkan ibadah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Selama tiga hari, para siswa menjalani berbagai aktivitas yang tidak hanya berisi materi keislaman tetapi juga kegiatan interaktif dan pengalaman spiritual yang mendalam.
Pesantren kilat dibuka pada pagi hari dengan rangkaian acara seremonial. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang memberikan suasana khidmat. Sambutan kepala sekolah disampaikan oleh Kabid Agama, menekankan pentingnya pesantren kilat dalam membentuk karakter islami pada siswa. Selanjutnya, suasana semakin semarak dengan lagu islami yang dibawakan oleh Ustaz Zulfan. Setelah itu, seluruh peserta menyepakati kontrak sanlat, sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.






Setelah pembukaan, siswa dikelompokkan menjadi enam tim yang kemudian bergiliran mengunjungi berbagai pos pembelajaran. Terdapat enam pos dengan berbagai materi menarik, di antaranya empat pos berisi materi keislaman dan dua pos lainnya berupa permainan edukatif yang menguji kekompakan serta wawasan keislaman siswa. Setiap kelompok mengunjungi tiga pos per hari secara bergantian.



Di siang hari, setelah menunaikan salat Zuhur, siswa beristirahat sejenak sebelum menerima materi bertema “Problematika Akhlak Remaja” yang disampaikan oleh Ustaz Anjai. Materi ini membuka wawasan siswa tentang tantangan moral yang dihadapi remaja muslim dan bagaimana cara mengatasinya dengan nilai-nilai Islam. Setelah itu, siswa melaksanakan salat Asar dan dilanjutkan dengan setoran hafalan doa-doa.




Menjelang waktu berbuka, siswa membersihkan diri dan berkumpul di pendopo untuk mendengarkan kultum. Setelah berbuka puasa bersama, mereka menunaikan salat Magrib, makan malam, dan melanjutkan dengan salat Isya serta tarawih berjamaah. Sebagai penutup hari pertama, seluruh siswa mengikuti khataman Al-Qur’an, menambah keberkahan di malam Ramadan.






Hari kedua diawali dengan sahur bersama, dilanjutkan dengan salat Subuh, tilawah dan bersih-bersih sebelum memulai aktivitas harian. Kegiatan pagi diawali dengan setoran hafalan sebagai bentuk pembiasaan menghafal doa dan ayat-ayat Al-Qur’an.






Seperti hari sebelumnya, siswa kembali melanjutkan perjalanan mereka mengunjungi pos pembelajaran yang belum mereka datangi. Pada siang hari, setelah salat Zuhur, mereka mengikuti kompetisi cerdas cermat yang menguji pemahaman agama serta wawasan keislaman mereka dengan cara yang menyenangkan.






Menjelang sore, siswa kembali menghafal doa-doa, membersihkan diri, dan mendengarkan kultum menjelang berbuka. Pada malam terakhir, setelah salat tarawih, suasana menjadi lebih mendalam dengan sesi muhasabah. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk merefleksikan diri, merenungkan perjalanan ibadah mereka, serta memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana yang penuh haru dan keikhlasan.




Acara penutupan pesantren kilat dimulai dengan lantunan lagu islami yang dibawakan oleh salah satu siswa berduet dengan Ustaz Zulfan. Kemudian, kepala sekolah menyampaikan kata sambutan penutupan, menekankan pentingnya menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang telah didapat selama sanlat dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, dilakukan pembagian hadiah bagi kelompok yang berprestasi dalam kegiatan ini. Acara resmi berakhir dengan lantunan lagu islami yang dibawakan oleh dua siswi, kemudian siswa dipersilakan untuk beristirahat.








Hari terakhir pesantren kilat diawali dengan sahur, diikuti dengan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, siswa bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing dengan membawa pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka.
Pesantren kilat ini tidak hanya menjadi ajang untuk menimba ilmu agama, tetapi juga untuk membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan meningkatkan keimanan siswa. Diharapkan, nilai-nilai yang telah ditanamkan selama sanlat dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan siswa SMPS IT Siti Hajar pribadi yang berakhlak mulia dan bertakwa.
