Pada hari Rabu, tanggal 28 Februari 2024, seluruh siswa dan siswi kelas 8 SMP Siti Hajar menyelenggarakan kegiatan field trip yang penuh makna. Field trip ini menjadi momen berharga untuk mengeksplorasi dan memperluas pengetahuan mereka di luar dinding kelas. Kegiatan dimulai dengan briefing di lapangan SMP Swasta Siti Hajar oleh Ibu Ria Puspa Sari, wakil kepala sekolah yang memberikan arahan dan informasi penting terkait acara ini.

Briefing yang disampaikan oleh Ibu Ria Puspa Sari diawali dengan sambutan hangat yang menciptakan atmosfer positif. Para siswa dan siswi didorong untuk bersikap proaktif dan terbuka terhadap pengalaman baru yang akan mereka dapatkan selama field trip. Briefing ini bukan hanya sekadar pemberian informasi tetapi juga membangun semangat dan kegembiraan untuk menjelajahi destinasi-destinasi menarik.
Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Socfindo Conservation di daerah Tebing Tinggi. Di sini, para siswa terlibat dalam eksplorasi tumbuhan yang dikemas dengan pengetahuan praktis. Petugas di Socfindo memberikan penjelasan langsung, menjelaskan karakteristik dan manfaat berbagai jenis tumbuhan. Para siswa tidak hanya mendengar, tetapi juga merasakan dan melihat secara langsung, menciptakan pengalaman belajar yang tak terlupakan.





Setelah mendapatkan pengalaman yang berharga di Socfindo Conservation, perjalanan dilanjutkan ke Masjid Agung Tebing Tinggi. Selain sebagai tempat ibadah, para siswa diajak untuk merasakan keindahan arsitektur dan atmosfer yang tenang di masjid tersebut. Sholat dzuhur berjamaah di masjid menjadi momen spiritual yang memberikan kekuatan dan kebersamaan di antara siswa.



Kunjungan terakhir dilakukan ke berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tebing Tinggi. Para siswa berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana ide kreatif masyarakat setempat dikembangkan menjadi produk-produk bernilai ekonomi. Eksplorasi di sini tidak hanya tentang belajar bisnis, tetapi juga memahami peran penting ekonomi kreatif dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.


Setelah menjelajahi dunia konservasi, spiritualitas, dan ekonomi kreatif, para siswa dan siswi kembali ke sekolah dengan penuh pengalaman dan pengetahuan baru. Field trip ini tidak hanya menjadi sebuah perjalanan fisik melintasi geografi, tetapi juga sebuah perjalanan intelektual dan emosional.
Field trip kelas 8 ini tidak hanya meningkatkan wawasan siswa tentang alam dan budaya sekitar mereka, tetapi juga memperkuat hubungan antar-sesama siswa dan guru. Para siswa dapat membagikan pengalaman, ide, dan pandangan mereka satu sama lain, menciptakan ikatan yang lebih erat di antara mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak selalu terjadi di dalam kelas. Melalui field trip, siswa dapat memahami konsep-konsep yang diajarkan dalam konteks nyata. Mereka belajar tentang keberlanjutan, nilai-nilai keagamaan, dan potensi ekonomi kreatif dengan melihat dan merasakannya sendiri.
Dengan keberhasilan field trip ini, diharapkan siswa dapat membawa hikmah dan pengetahuan baru ke dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan semacam ini bukan hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga membentuk karakter siswa-siswa menjadi individu yang lebih berwawasan dan berdaya saing di masa depan.

