Nature Camp Kelas 7 SMP Swasta IT Siti Hajar: Petualangan Pendidikan yang Tak Terlupakan

Pada tanggal 2 hingga 6 Oktober 2023, para siswa dan siswi kelas 7 SMP Swasta IT Siti Hajar menjalani pengalaman pendidikan luar ruangan yang penuh petualangan dalam Nature Camp. Lokasi kegiatan ini berada di Brastagi, sebuah daerah yang dikenal dengan keindahan alamnya. Nature Camp ini adalah momen berharga yang akan selalu diingat oleh siswa dan siswi sebagai bagian tak terlupakan dari pendidikan mereka.

Sebelum memulai perjalanan ke Brastagi, kepala sekolah memberikan arahan penting kepada para siswa dan siswi. Mereka kemudian bersiap-siap untuk menuju tempat field trip, yang menjadi tahap awal dari Nature Camp mereka. Terdapat dua tempat field trip yang menjadi pilihan, yaitu BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) dan GAN (Gerakan Anti Narkoba). Para siswa dibagi menjadi dua kelompok, dengan kelompok pertama (kelompok 1-7) menuju BMKG, sedangkan kelompok kedua (kelompok 8-15) menuju GAN. Di kedua tempat ini, siswa dan siswi mendapatkan pemaparan materi sesuai dengan fokus dari tempat field trip mereka masing-masing.

Setelah kunjungan field trip selesai, semua kelompok kembali bersatu di Villa Miranda, tempat mereka akan menginap selama Nature Camp. Di sini, para siswa mulai mempersiapkan materi yang mereka dapat dari tempat field trip, yang nantinya akan mereka presentasikan kepada teman-teman mereka. Momen ini sangat penting, karena siswa belajar untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Pada malam harinya, setiap kelompok mempresentasikan hasil kunjungan mereka. Presentasi ini merupakan wadah bagi siswa untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah mereka pelajari. Setelah presentasi, mereka melanjutkan dengan setoran hafalan surah, yang menjadi rutinitas setiap malam sebelum tidur.

Keesokan harinya, para siswa dan siswi memulai kegiatan dengan tahajud berjamaah dan sholat subuh berjamaah, yang menjadi rutinitas setiap hari. Setelah itu, mereka menyelesaikan setoran hafalan mereka. Kemudian, siswa bersiap untuk mengunjungi Museum Jamin Ginting.

Kunjungan ke museum adalah kesempatan bagi para siswa untuk mendapatkan wawasan lebih dalam tentang sejarah dan budaya. Mereka dengan antusias mencatat hasil kunjungan mereka, yang akan mereka presentasikan nantinya.

Hari ketiga Nature Camp menjadi hari khusus untuk Program Dakwah Camp. Para siswa menerima arahan dan bimbingan mengenai tata cara fardhu kifayah, termasuk mengkafani jenazah dan mensholatkan mayat. Materi ini sangat penting, karena siswa diajarkan keterampilan yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Setelah mendapatkan materi, siswa menyelesaikan worksheet yang berkaitan dengan fardhu kifayah.

Pada hari keempat, para siswa bersiap-siap untuk petualangan di alam terbuka, yaitu outbound di Puncak Tangke Tabu. Mereka menjelajahi hutan untuk memahami lebih dalam tentang ekosistem hutan. Seluruh siswa merasakan pengalaman yang tak terlupakan saat mereka menuruni bukit dengan tali. Hari itu diakhiri dengan muhasabah, pembagian hadiah, dan BBQ bersama.

Hari kelima merupakan hari terakhir Nature Camp. Siswa dan siswi mulai berkemas dan membersihkan peralatan mereka. Pada pukul 09.00, mereka memulai perjalanan pulang menuju sekolah dan akhirnya pulang ke rumah masing-masing.

Nature Camp ini adalah contoh sempurna bagaimana pendidikan dapat menjadi petualangan yang mendidik. Selain materi pelajaran, siswa dan siswi juga belajar tentang kerjasama tim, kemandirian, dan menghargai alam. Nature Camp ini adalah momen berharga dalam perjalanan pendidikan mereka, yang akan membekas dalam ingatan mereka selamanya. Semoga pengalaman ini akan menjadi landasan kuat untuk masa depan yang cerah bagi para siswa dan siswi kelas 7 SMP Swasta IT Siti Hajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *